Baca Buku di TPA Beringharjo (lagi)

Sabtu (18 Mei) kemarin, saya dan teman-teman Goodreads Jogja janjian untuk baca buku di Tempat Penitipan Anak Beringharjo lagi. Berhubung beberapa teman lagi ada acara di luar kota, kali ini saya dan Meita yang jadi penanggungjawabnya.

Sabtu, jam sembilan pagi, saya dan Phie pergi berdua sambil bawa buku-buku pinjaman dari Taman Bacaan Mata Aksara. Beberapa teman yang awalnya mau ikut, ternyata batal bergabung karena telat bangun. Daan, kami disambut dengan heboh di sana. Ada sekitar empat puluhan anak dengan usia di bawah enam tahun.

foto by Valens Riyadi

foto by Valens Riyadi

Rencananya, setelah berkenalan (lagi untuk saya) saya sudah menyiapkan beberapa permainan sebelum sesi membaca buku bersama. Tapi, niat tadi batal. Waktu saya ajak adek-adek tadi main bersama, tiba-tiba beberapa langsung menggandeng tangan saya. Yang lain teriak-teriak, “Ayo main jamuran”

Berhubung saya engga suka memaksa, saya ngikut aja sambil bingung. Saya lupa, main jamuran tu yang kaya apa ya? Adek-adek tadi pada ribut dan rebutan gandengan sama temannya. Kebayang nggak empat puluh anak usia balita bikin lingkaran besar? Heboh, penuh teriakan. Ada yang nggak mau gandengan sama si A. Beberapa ngotot mau di sebelah si B. Ada yang nangis-nangis segala. Akhirnya, gandengan tangan di lingkaran besar jadi juga. Fiuhh.. Sampai keringetan deh🙂

foto by Valens Riyadi

foto by Valens Riyadi

Habis main jamuran, akhirnya kami mulai baca buku. Berhubung cuma ada saya dan Phie, kami nggak jadi ngebagi kelasnya. Semua anak tetap di satu ruangan. Sekitar setengah jam kemudian Meita datang.
Idealnya sih tiap pertemuan ada sekitar empat atau lima orang. Supaya masing-masing bisa ada di satu kelas kecil. Karena kami ada di satu ruangan, suara yang bacain buku rebutan sama suara adek-adek yang milih baca buku sendiri. Kami bertiga harus teriak-teriak waktu membacakan buku supaya suara kami nggak kalah dengan suara yang lain.

Untung saja sejam kemudian ada topeng monyet lewat. Adek-adek tadi langsung pada lari keluar karena mendengar suara musik yang keras. Saking semangatnya, mereka pada manjat pagar untuk lihat topeng monyetnya.

Saya, Phie, dan Meita, langsung ngerasa lega. Yes, bisa minum dan bernapas sebentar. Tenggorokan kering nih😀 Habis topeng monyetnya selesai. Kami lanjutkan baca lagi sampai jam 11.30. Habis itu kami beresin buku-buku dan ditinggal di sana untuk diganti buku lain bulan depan.

foto by Valens Riyadi

foto by Valens Riyadi

Pas pulang, kami bertiga nongkrong sambil minum es dawet di pasar Beringharjo. Acara pagi ini nyenengin banget. Meski suara kami habis. Oh iya, kegiatan ini akan diadakan rutin tiap minggu ketiga. Kalau ada yang mau gabung, hubungi saya di Lrwahyudyanti[at]yahoo.com ya? Bisa juga gabung dengan di grup kalau mau gabung. Ditunggu.

Ps: foto-foto ini diambil di kegiatan sebelumnya sama Mas Valens Riyadi. Di kegiatan ini nggak ada yang sempat ngambil foto😀

5 thoughts on “Baca Buku di TPA Beringharjo (lagi)

  1. Ping-balik: Ceria Bersama Buku dan Anak-anak TPA Beringharjo | Segores Pena Phie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s