Berhari Minggu di Desa Borobudur

Horee… akhirnya perpustakaan keliling di Desa Borobudur mulai jalan juga tanggal 17 Juli kemarin. Saya sempat deg-degan, khawatir jangan-jangan nanti tidak ada anak kecil yang mau bergabung. Bagaimana nanti kalau kami dicuekin? Beberapa waktu sebelumnya, waktu saya menemui beberapa orang tentang niat saya untuk membuat perpustakaan, banyak yang berkata kalau anak-anak di sana tidak suka membaca.

Dari Jogja, kami janjian untuk ketemu jam 1.30 di Terminal Jombor. Sekitar jam 2, ada 8 orang: saya, Kurnia, Hendra, Ika, Tosse, Dedy, Anta, dan Galuh berkumpul. Kami akhirnya naik mobil milik perpustakaan guru bangsa. Kebayang nggak seh, ada 8 orang di satu mobil yang juga penuh dengan rak dan buku-buku?

Kami sempat berputar-putar di Desa Borobudur,gara-gara saya sok tahu dengan lokasinya. Kami akhirnya sampai ke Dusun Ngaran Dua setelah berkali-kali bertanya. Maafkan saya🙂

Di Dusun Ngaran Dua, kami berhenti di sebuah masjid. Anak-anak kecil mulai berkumpul setelah bapak pengurus masjid mengumumkan ada kegiatan bermain. Dengan bantuan beberapa ibu-ibu, kami pun mulai menggelar tikar di lapangan masjid.
Setelah berkenalan, adik-adik tadi mendengarkan dongeng Hendra tentang Genji Gajah yang sombong. Sumpah deh, ceritanya kadang ngaco. Kami yang mendengarkan di belakang kadang geleng-geleng. Tapi sepertinya adik-adik sangat menikmati. Mereka sering sekali berkomentar dan kadang tertawa terbahak-bahak tiap kali Hendra melucu.

Selesai mendengar cerita, adik-adik tadi dibagi menjadi kelompok membaca dan menggambar. Yang memilih membaca, langsung berlarian ke rak-rak buku dan memilih buku. Yang menggambar, mengantri untuk mendapat kertas gambar dan pinjaman crayon warna. Ada banyak anak kecil yang bergabung. Jumlah total mereka lebih dari empat puluh orang. Nggak nyangka sambutannya ramai juga. Senengnya.

Baru sebentar mereka asyik dengan kegiatan barunya, tiba-tiba hujan turun. Wuaa… tanpa dikomando, adik-adik tadi langsung kabur ke dalam masjid. Kami ber delapan pun kalang kabut mengangkut buku-buku ke dalam.

Adik-adik yang menggambar ditemani oleh Kurnia, kartunis pencipta komik koel. Awalnya, mereka menggambar bebas. Entah kenapa, hampir semuanya menggambar gunung. Waktu saya tanya beberapa anak kenapa memilih objek tadi, rata-rata mereka menjawab: suka. Beberapa anak kemudian mengikuti Kurnia menggambar hewan-hewan. Ada kucing, gajah dan sinpanse. Saking sukanya menggambar, adik-adik ini sampai kehabisan kertas karena mereka lebih dari sekali mebuat gambar!

Yang membaca, juga asyik dengan bukunya. Beberapa bolak-balik ke rak buku untuk menukar buku yang selesai di baca. Banyak yang belum lancar membaca kemudian membaca keras-keras sambil mengeja. Kami membacakan buku untuk adik-adik yang belum bisa membaca. Serunya lagi, ada banyak orangtua yang datang untuk melihat anak-anaknya. Mereka senang ada kegiatan untuk anaknya🙂

Saking serunya, kami tidak sadar kalau hari sudah terlalu sore. Terpaksa deh acara diakhiri. Sebelum pulang, adik-adik ini meminjam buku. Berhubung buku bawaan kami yang boleh dipinjam jumlahnya terbatas, terpaksa satu anak hanya boleh meminjam satu buku. Banyak anak yang protes. Ya, nanti klo bukunya sudah banyak boleh deh minjam lebih dari satu. Ada yang mau nyumbang buku anak?

Ceritanya, perpustakaan keliling ini bagian dari programnya Javlec Junior. Klo anak-anak di seputaran Borobudur sudah tertarik dengan buku-buku dan kegiatan belajar bareng, nanti akan ada perpustakaan yang permanen.

17 thoughts on “Berhari Minggu di Desa Borobudur

  1. Salam Takzim
    Kunjungan balik nih mbak, wah ternyata ketemu sama orang yang seneng bercerita, Ceria bersama anak adalah pilihan yang hebat mbak, semoga bisa melihat langsung
    Salam Takzim Batavusqu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s